Blog Detail

Artikel

Pengembangan SDM Perkebunan 2026: Pelatihan Panen dan Pasca Panen Kelapa Sawit Perkuat Kompetensi Pekebun Aceh

Subulussalam, Aceh – DGL Learning Institute menyelenggarakan Pelatihan Panen dan Pasca Panen Kelapa Sawit Angka...

 

Subulussalam, Aceh – DGL Learning Institute menyelenggarakan Pelatihan Panen dan Pasca Panen Kelapa Sawit Angkatan 1, 2, dan 3 dalam rangka Program Pengembangan SDM Perkebunan Tahun 2026 yang berlangsung pada 7–11 Juni 2026 di Provinsi Aceh. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dan DGL Learning Institute sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit.

Kegiatan ini diikuti oleh para pekebun kelapa sawit dari Kota Subulussalam dan wilayah sekitarnya yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan panen dan pasca panen. Melalui program ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan yang dapat mendukung peningkatan produktivitas kebun serta kualitas hasil panen secara berkelanjutan.

Rangkaian pelatihan diawali dengan registrasi peserta dan pembagian training kit, dilanjutkan dengan pengenalan Learning Management System (LMS) DGL sebagai media pembelajaran digital yang mendukung proses belajar selama dan setelah pelatihan. Sistem ini memungkinkan peserta untuk mengakses materi, mengikuti evaluasi pembelajaran, serta mendapatkan pendampingan pasca pelatihan.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang mencakup falsafah dan regulasi panen, organisasi dan sistem panen, persiapan panen, kriteria matang panen, taksasi produksi, teknik panen yang baik dan benar, penanganan hasil panen, pengangkutan dan ketelusuran hasil, hingga integrasi kegiatan pasca panen. Materi disampaikan oleh para narasumber dan instruktur yang memiliki pengalaman di bidang perkebunan kelapa sawit.

Selain pembelajaran di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan dan kunjungan pembelajaran guna memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung penerapan teknik panen dan pasca panen yang sesuai dengan standar operasional, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara efektif di kebun masing-masing.

Direktur Utama PT Daya Guna Lestari, M. Gema Aliza Putra, menyampaikan bahwa keberhasilan sektor perkebunan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini menjadi investasi penting dalam menciptakan pekebun yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri perkebunan yang terus berkembang.

“Peningkatan produktivitas kebun tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan sarana produksi, tetapi juga oleh kemampuan sumber daya manusia dalam menerapkan praktik kerja yang tepat. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat membawa pulang pengetahuan dan keterampilan yang memberikan dampak nyata bagi pengelolaan kebun mereka,” ungkap Gema.

Sebagai bagian dari komitmen pembelajaran berkelanjutan, DGL Learning Institute juga akan melakukan monitoring pasca pelatihan melalui LMS DGL. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang telah dipelajari dapat diterapkan secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta.

Melalui pelaksanaan Pelatihan Panen dan Pasca Panen Kelapa Sawit Angkatan 1, 2, dan 3 pada 7–11 Juni 2026 di Aceh, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensi teknis, memperbaiki kualitas pengelolaan panen, serta berkontribusi dalam mewujudkan sektor perkebunan kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tags: